Rabu, 8 September 2010 Log in | Register
       
 
 :: our program
 :: free download
   lanjut...


 :: hot news

lanjut...


 :: mailing list
masukkan e-mail Anda:

Anda akan langsung tersubscribe langsung dengan milis diskusi mengenai dunia Computer Graphic Arts

 
halaman depan | tutorial
Versi Cetak | Kirim ke teman
Making Elemental Scene (Fire)
2009-01-23

Pada kesempatan kali ini, saya akan mengajak Anda membuat scene elemen api dengan tipe api unggun. Selamat mencoba!

1. Pada panel Create, klik Helpers, dan ganti menu pulldown Standard menjadi Atmospheric Apparatus(Gambar 1).

Gambar 1

2. Anda dapat menggunakan baik BoxGizmo, SphereGizmo, maupun CylGizmo untuk membuat elemen api, namun untuk membuat api unggun yang paling cocok adalah SphereGizmo, karena itu, buatlah sebuah SphereGizmo di viewport Top. Caranya adalah dengan mengklik SphereGizmo, kemudian klik dan drag di viewport Top.

3. Aktifkan Hemisphere pada parameter SphereGizmo untuk menghilangkan setengah bagian bawah pada SphereGizmo.

4. Pada viewport Front, gunakan tool Select and Uniform Scale untuk memperbesar sumbu Y SphereGizmo kurang lebih sekitar 400%. Bentuk SphereGizmo kurang lebih akan terlihat seperti gambar 2.

Gambar 2

5. Klik pada menu Rendering > Environment. Pada rollout Atmosphere, klik add, dan pilih Fire Effect dari list yang ada(Gambar 3).

Gambar 3

6. Klik tombol Pick Gizmo pada Fire Effect Parameter, lalu klik pada SphereGizmo yang telah Anda buat sebelumnya. Langkah ini sangat penting, jika tidak Anda lakukan, maka gizmo Anda sama sekali tidak akan tampil seperti api.

7. Ubah parameter yang lain menjadi sebagai berikut:

-Stretch:1,2

-Regularity: 0,4

-Flame Size: 4,0

-Density: 8

-Flame Detail: 10

Gambar 4

8. Aktifkan tombol Auto Key, lalu pindahkan slider frame ke frame terakhir pada scene Anda(Gambar 5).

Gambar 5

9. Ubah nilai Drift pada Fire Effect Parameters menjadi sebesar radius SphereGizmo Anda. Lalu ubah nilai Phase menjadi 2 atau 5.

10. Non-aktifkan Auto Key, api unggun Anda telah jadi. Untuk melihat seperti apa hasilnya, Anda harus mengingat dua hal berikut:

-Anda tidak dapat melihat hasil akhirnya sampai Anda selesai me-render animasi

-Fire Effect hanya dapat di-render pada viewport non-ortografik seperti Perspective View atau Camera View.

Selamat Mencoba!!

Nico

Instructor of DS Kelapa Gading

 




Ada 0 komentar untuk berita ini. Silakan login untuk memberikan komentar.



 

 

 

 

 
© Copyright 2010 by Digital Studio Workshop. All rights reserved.